Rayakan Kemerdekaan RI, Ganjar Kunjungi Bayi Piatu Akibat Covid-19

  • Bagikan

JAWA TENGAH, – Selain dengan menggelar upacara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga rayakan hari kemerdekaan dengan berbagi kegembiraan dengan pasien positif yang berulang tahun dan berbagi kasih dengan dengan seorang bayi piatu yang ibunya meninggal akibat Covid-19.

Usai upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Boyolali, Selasa ( 17/8/2021), Ganjar menuju ke Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Ia sengaja datang untuk menjenguk keluarga Sunardi.

Saat Ganjar datang, Sunardi tampak terdiam sambil menggendong bayinya yang baru berusia 25 hari. Bayi ini menjadi piatu karena ibunya yang positif Covid-19 meninggal di meja operasi saat melahirkan.

Bayi bernama Anugerah Ridwan Al-Faqih inilah alasan terbesarnya berkunjung ke tempat itu.

” Sampeyan kudu dadi mboke (Bapak harus jadi ibunya). Ora entuk menyerah (tidak boleh menyerah). Bismillah mudah-mudahan nanti berjalan baik,” ujar Ganjar menguatkan Sunardi.

Baca Juga :  9 Juni Menteri PPPA Sambangi Muba, Resmikan RP3

Sesaat Ganjar mendekat dan lirih membaca doa bagi sang bayi yang masih merah itu.

Pada Ganjar, Sunardi yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual pepaya hasil kebun tetangganya itu, mengaku masih sulit kembali bekerja karena harus fokus mengurus bayi.

Atas musibah yang dialami Sunardi, Ganjar berpesan kepada tetangga dan kepala desa untuk peduli pada kehidupan Sunardi. Sebagai tanda kasih, Ganjar memberika bingkisan berisi keperluan bayi, termasuk sejumlah uang didalamnya.

Pertemuan dengan Sunardi yang penuh haru dan tersisip kesedihan, sangat kontras dibanding pertemuannya dengan Atlas beberapa waktu sebelumnya.

Atlas adalah salah satu pasien dari ratusan pasien Covid-19 RSDC Donohudan yang ditemui Ganjar usai upacara.

Baca Juga :  Bersama Gus Miftah, Ganjar Akan Perkuat Semangat Kebangsaan Di Sekolah-sekolah

Hari itu,  Atlas yang seorang guru honorer di SD Kemalang Klaten ini mendapat hadiah dari gubernur karena ia berulang tahun.

” Ya sudah karena mas Atlas ulang tahun sama dengan ulang tahun Indonesia dan Mas Atlas ini guru belum PNS, saya kasih hadiah sepeda motor. Biar tambah semangat ngajarnya.” Kontan hadiah ini disambut sorak sorai para pasien.

Atlas yang kaget dengan hadih kejutan itu berulang kali mengucapkan terima kasih pada Ganjar.

Ia berharap segera sehat dan bisa segera berangkat mengajar dengan motor barunya.

“Semoga Indonesia lekas sembuh dari pandemi dan Indonesia makin jaya,” ucap Atlas.

Baca berita di Beritasmart.com bisa buka

  •  
  •  
  • Bagikan