Scroll untuk baca artikel
Yogyakarta

Alami Koma Usai Dianiaya, Pendukung Ganjar-Mahfud Meninggal Dunia

127
×

Alami Koma Usai Dianiaya, Pendukung Ganjar-Mahfud Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

SLEMAN, JOGJAAksi kekerasan oleh pendukung pasangan capres dan cawapres telah memakan korban jiwa di Sleman, DIY. Pendukung Ganjar-Mahfud meninggal dunia usai mengalami koma.

Korban seorang pemuda 22 tahun asal Sleman, DIY, Muhandi Mawanto meninggal dunia setelah dianiyaya sejumlah oknum pendukung capres cawapres lainnya di Simpang Tiga Maguwoharjo, pada Minggu 24 Desember lalu.

Bentrokan terjadi saat rombongan konvoi capres cawapres memasuki gang pemukiman warga di Dusun Kembang, Maguwoharjo, Sleman, DIY.

Sejumlah oknum pendukung capres cawapres tersebut diduga merusak beberapa atribut partai yang ada di dalam kampung hingga terjadi keributan.

Dua orang pemuda di kampung tersebut terluka akibat dikeroyok massa. Satu korban mendapat luka-luka di beberapa tubuh dan mendapat jahitan di bagian kepala.

Sementara satu korban lagi meninggal dunia setelah koma dalam perawatan di rumah sakit selama empat hari. Muhandi Mawanto meninggalkan seorang istri dan satu anak.

Salah satu orangtua korban selamat, Dhian Anggraeni, yang pada saat kejadian melihat langsung aksi bentrok tersebut tak menyangka anaknya juga menjadi korban kekerasan hingga luka di beberapa bagian tubuh dan mendapat jahitan di bagian kepala.

Saat ini polisi telah menangkap dua pelaku pengroyokan. Satu di antaranya masih remaja di bawah umur.

Polisi juga masih memburu dua pelaku lain yang diduga ikut mengeroyok korban.

sumber okezone

-

Baca artikel kami di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan