Pamong Praja Lulusan STPDN Angkatan X Ikuti Pemantapan Wawasan Kebangsaan

Kegiatan visitasi ke Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang

PALEMBANG – Panitia Temu Nasional IV Purna Praja STPDN Angkatan X bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri menggelar Pembekalan Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Pamong Praja Lulusan STPDN Angkatan X pada tanggal 7-9 September 2022 di Palembang, Sumatera Selatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. Edward Chandra,M.Si, rabu (7/9/2022) di Wisma Atlet Jakabaring Sport City.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Selatan berpesan kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahmi bagi Pamong Praja lulusan STPDN Angkatan X yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, agar dijadikan pula sebagai ajang untuk memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh founding fathers dan diajarkan ketika masa pendidikan di sekolah kepamongprajaan.

“Saya berharap para pamong praja lulusan STPDN Angkatan X agar senantiasa menanamkan pengabdian, mengasah kemampuan. Apabila sedang mengabdi di masyarakat, maka loyalitas harus ditanamkan, bukan untuk perorangan, namun untuk Negara yang kita cintai ini, sehingga kesuksesan yang telah dicapai, dapat menjadi contoh bagi para pamong praja lainnya”, ujar Edwar Chandra yang juga merupakan lulusan STPDN Angkatan III.

Pembekalan Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Pamong Praja menghadirkan beberapa pemateri yaitu Sekretaris jenderal Ombudsman RI Dr. Suganda Pandapotan Pasaribu, AP, M.Si dan Sekretaris KORPRI Kemendagri Evan Nur Setya Hadi, S.STP, MAP, CRMO.

Museum SMB II Palembang

Dalam paparannya Sekretaris Jenderal Ombudsman RI mengajak Para Pamong Praja untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi.

“Pamong Praja harus menumbuhkembangkan nasionalisme yang tangguh seperti mencintai produk dalam negeri, menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan sebaik-baiknya, menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya, serta selektif terhadap pengaruh negatif globalisasi di bidang Ideologi, Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya”, jelas Suganda yang merupakan Lulusan STPDN Angkatan V.

-

Tinggalkan Balasan