Scroll untuk baca artikel
Sumsel

Dilarang Meliput dan Diintimidasi, PWI Muara Enim Gelar Aksi Damai Ke PTBA

277
×

Dilarang Meliput dan Diintimidasi, PWI Muara Enim Gelar Aksi Damai Ke PTBA

Sebarkan artikel ini

MUARA ENIM, – Puluhan wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim melakukan aksi demonstrasi damai di titik Monpera, Tanjung Enim.

Dalam aksinya, para wartawan berorasi menyuarakan kebebasan pers dan meminta pertanggungjawaban PTBA atas perlakuan kasar dan pelarangan liputan oleh oknum karyawan PTBA terhadap 12 wartawan PWI Kabupaten Muara Enim yang meliput kegiatan peresmian Museum Batubara pada tanggal 18 Agustus 2022 lalu.

Ketua PWI Kabupaten Muara Enim, Al Azhar mengatakan bahwa aksi demonstrasi yang digelar juga dibarengi dengan penyampaian surat ke Direktur Utama PTBA perihal penyampaian untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang terlibat dalam pelarangan dan intimidasi terhadap 12 wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Kabupaten Muara Enim saat peliputan itu.

Selain itu, sebagai bentuk kekecewaan, pengurus PWI Kabupaten Muara Enim juga mengembalikan baju seragam “Sahabat Jurnalis Bukit Asam” yang digagas oleh PTBA dan PWI Kabupaten Muara Enim sebelumnya.

“Kami akan kawal aspirasi yang disampaikan kawan-kawan PWI ini, dan meminta jawaban secara tertulis dari Direktur Utama PTBA kepada PWI Muara Enim dalam waktu satu atau dua Minggu ini. Jika aspirasi tidak ditanggapi maka kami akan kembali rapatkan, apakah akan dihentikan atau disusul aksi lanjutan,” ungkap Al Azhar

Dalam orasinya, secara bergantian Siswanto, Hafizul Ahkam dan Andi Candra serta pengurus lainnya bergantian menyampaikan orasi yang mengecam atas intimidasi dan pelarangan peliputan wartawan yang dilakukan oknum karyawan PTBA tersebut

“Kita dilindungi oleh undang-undang dan bagi yang melanggar atau menghalangi dapat dipidana penjara 2 tahun atau denda Rp 500 juta”. Terangnya.

-

Baca artikel kami di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan